Header Ads

Breaking News
recent

9 Tips untuk Memilih Pelatih Fitness


Gaya yang tidak sehat membuat masyarakat semakin cemas dan memperhatikan kesehatan serta bentuk tubuh mereka. Makanan cepat saji biasanya tidak sehat dan mengandung banyak lemak. Banyak masyarakat yang mencoba berbagai tempat kebugaran agar badan mereka lebih terbentuk dan sehat. Bahkan, ada masyarakat yang memilih mengkonsumsi pil diet yang tidak jelas.

Oleh karena itu, usaha fitness mulai banyak dilirik oleh masyarakat. Daripada mereka melakukan hal yang tidak jelas dan uang mereka terbuang sia-sia, masyarakat tentu berpikir untuk mengikuti program fitness. Banyak masyarakat yang mulai mencari tempat fitness paling dekat dengan wilayah mereka. Namun, banyak yang masih bingung bagaimana cara tepat untuk memaksimalkan latihan mereka ditempat fitness.

Banyak tempat fitness bagus yang sepi dan tidak laku karena mereka tidak menyediakan pelatih fitness. Oleh karena itu, kehadiran seorang pelatih merupakan faktor penting bagi pemilik fitness. Tentunya, para pelatih fitness ini tidak bisa dipilih dengan sembarangan. Para pemilik fitness wajib mencari pelatih fitness yang professional. Berikut ini beberapa tips untuk memilih pelatih fitness.


Miliki sertifikat terpercaya

Seorang pelatih fitness wajib mengetahui seluruh seluk beluk tentang fitness. Hal ini tentu didapatkan dengan cara mengikuti pelatihan atau institusi fitness. Setelah mereka berhasil mengikuti dan lulus ujian dari pelatihan fitness, mereka tentu akan mendapat sebuah sertifikat yang menandakan bahwa mereka memang pelatih berkualitas. Jika mereka tidak memiliki sertifikat, bisa saja mereka hanya membual soal pengalaman dan kemampuannya.

Meskipun sudah memiliki sertifikat, jangan hanya percaya begitu saja tanpa melihat sertifikatnya. Anda perlu mengetahui darimana sertifikat pelatihan itu didapatkan. Jika pelatih mendapatkannya dari institusi pelatihan yang tidak berkualitas, tentu saja pelatih tersebut juga kurang terpercaya kualitasnya. Bahkan yang terburuk, bisa saja sertifikat itu hanyalah sertifikat buatan atau palsu. Jadi, selalu berhati-hati untuk yang satu ini.


Pahami kondisi dan kesehatan pelanggan

Setelah memiliki kualifikasi yang bersertifikat, pelatih fitness juga wajib memahami kondisi dan kesehatan pelanggan. Tidak semua orang memiliki daya ketahanan serta kondisi tubuh yang sama. Adakalanya pelanggan memiliki sakit tertentu seperti asma dan maag. Jadi, pelatih yang baik harus mengetahui metode apa yang tepat dan sesuai bagi kondisi tubuh pelanggan anda. Lebih bagus lagi jika pelatih bisa bekerja sama dengan dokter pelanggan untuk menanyakan kegiatan-kegiatan aman yang boleh dilakukan pelanggan.


Miliki kepribadian yang baik dan ramah

Sertifikat serta pengetahuan pelatih masih belum cukup. Kedua kelebihan tersebut sia-sia jika pelatih fitness tersebut merupakan orang yang cuek. Apalagi, jika nada bicara dari pelatih fitness mereka sinis serta terdengar acuh. Pelanggan akan merasa tidak diperhatikan serta merasa tidak enak dalam berkomunikasi dengan pelatih tersebut. Anda juga tidak mau jika dilayani oleh tipe orang seperti itu bukan?


Sabar 

Seorang pelatih akan banyak bertemu berbagai macam pelanggan. Ada pelanggan yang pendiam, cerewet, sampai pelanggan yang mudah marah. Untuk menghadapi pelanggan tersebut, tentu seorang pelatih harus memiliki jiwa besar alias sabar. Jangan terbawa emosi dan selalu jawab atau berkomunikasi dengan nada yang baik. Meskipun pelanggan sedang marah, tentu saja mereka tidak suka dengan orang yang berkata kasar terhadap dirinya.


Pendengar yang baik

Masalah yang dimiliki oleh setiap orang berbeda-beda. Setiap pelanggan tempat fitness pasti juga memiliki tujuan fitness yang berbeda-beda pula. Pelanggan tentu perlu menceritakan apa yang dia butuhkan pada pelatih. Selain itu, untuk mengetahui ciri khas dari setiap pelanggannya, pelatih perlu menjadi pendengar yang baik. Perlu diingat, pendengar yang baik bukan hanya sekedar mendengarkan saja, tetapi juga memahami ceritanya.

Cobalah mendengarkan cerita dari pelanggan. Cari tahu lebih dalam apa tujuan mereka mengikuti fitness, apakah hanya untuk kesehatan saja atau sekaligus membentuk tubuh. Pelajari sejauh apa pengetahuan pelanggan tentang dunia fitness. Dengarkan pula keluh kesah mereka dalam berusaha berolahraga selama ini. Jika pelatih mendengarkan dengan baik, pelatih pun akan tahu metode atau program fitness yang tepat untuk pelanggannya.


Perhatikan pelanggan 

Semua orang tentu akan merasa senang jika diperhatikan. Begitu pula pelanggan fitness Anda. Pelatih harus bisa fokus pada saat membimbing pelanggannya dalam latihan fitness. Pelatih yang baik juga akan mencatat atau memberi tahu perkembangan-perkembangan yang pelanggan lakukan. Tidak hanya itu, anjurkanlah metode-metode lain disaat pelanggan sudah bisa berlatih lebih atau menguasai teknik-teknik tertentu.

Bahkan, jika pelatih tersebut betul-betul memperdulikan pelanggannya, dia bisa bertukar kontak dengan pelanggan. Contohnya saja bertukar nomor ponsel atau menjadi teman di media sosial. Tetapi, tentu pelatih harus mengetahui batas perhatian yang harus mereka berikan ke pelanggan ya. Jangan sampai terlewat batas atau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.


Punya pengalaman 

Meskipun orang tersebut lebih ahli, jika belum memiliki pengalaman apapun dalam menjadi pelatih, orang tersebut bisa kalah dengan yang sudah berpengalaman. Alangkah baiknya jika Anda bisa memiliki seorang pelatih yang memiliki pengalaman kurang lebih setahun dalam bidangnya. Pelatih tersebut tentu sudah memahami bagaimana cara memahami pelanggan dengan baik karena sudah terbiasa berhadapan dengan pelanggan. Beda halnya dengan pelatih lulusan baru yang belum terbiasa dalam berkomunikasi dengan pelanggan. Cara berbicara serta membuat obrolan dengan pelanggan pun tentu akan berbeda.

Jika Anda membuka usaha baru dan sulit untuk mendapatkan pelatih yang berpengalaman, ada cara lain yang bisa dilakukan. Contohnya memberikan pelatihan pada pelatih. Jadi, Anda bisa mengundang pelatih yang sudah senior atau punya nama di industri fitness. Kemudian pelatih tersebut memberikan pengajaran intensif selama satu bulan bagi pelatih-pelatih Anda. Meskipun perlu mengeluarkan biaya lebih, tetapi pelatih fitness menjadi lebih profesional serta mahir, sehingga pelanggan menjadi puas. Pelanggan yang puas bisa menjadi pelanggan yang setia.


Enak diajak ngobrol

Pelanggan akan secara rutin bertemu dengan pelatih fitness mereka. Tentu saja, tidak setiap kali mereka berbicara soal dunia fitness. Akan ada hari-hari tertentu dimana topik pembicaraan bisa menjadi obrolan santai. Nah, disini diperlukan seorang pelatih yang berwawasan luas atau paling tidak harus “nyambung” ketika diajak berbicara hal selain fitness. Pelanggan tidak akan menikmati waktunya jika topik pembicaraan terus menerus mengenai dunia fitness.


Badan ideal / bagus

Seorang pelatih fitness tentu saja harus mempunyai badan yang ideal. Jika badan mereka sama saja dengan bentuk badan orang pada umumnya, terlebih lagi jika gemuk, tentu saja pelanggan akan ragu-ragu. Pelanggan akan berpikir bahwa pelatih fitness disini saja tidak bisa membentuk badan mereka sendiri, apalagi badan orang lain. Jadi, wajibkan seluruh pelatih fitness anda untuk tetap menjaga tubuhnya dengan baik, bukan hanya memperdulikan tubuh pelanggan saja.
Diberdayakan oleh Blogger.