Berawal dari Hobi Menulis, Pemuda Jogja ini Sukses Mendirikan Penerbitan Buku


Anak muda sekarang memang kreatif. Terutama dalam hal berbisnis dengan internet. Zulkhan Indra Putra adalah salah satu pemuda yang berhasil mengembangkan bisnis kreatif dengan mengandalkan internet. Ia adalah pemilik merk Inspira Book, penerbitan buku panduan kuliah luar negeri yang berlokasi di Yogyakarta.

Zulkhan menceritakan bagaimana awal mula penerbitan ini berdiri. "Tahun 2012 saya kembali ke Indonesia setelah menempuh pendidikan di India. Selama kuliah di luar negeri, saya aktif di organisasi dan jadi kenal dengan banyak teman dari berbagai negara,” Jelas Zulkhan.

Sepulangnya dari luar negeri, kata Zulkhan, ia aktif di lembaga sosial untuk mengajar. Selama mengajar, ternyata banyak sekali teman-teman di Indonesia yang menanyakan bagaimana caranya bisa kuliah di luar negeri. “Dari situlah tercetus ide untuk menulis buku panduan kuliah di luar negeri,” Imbuh pria kelahiran Pemalang tersebut.

Dalam proses penulisan buku tersebut, tambah Zulkhan, ia mengaku banyak dibantu oleh rekan-rekannya yang kuliah di berbagai negara seperti Inggris, Rusia, Italia, dan Mesir. “Dengan mengajak mereka untuk menulis bersama, saya berharap isi bukunya akan lebih lengkap dan update,”

Dan pada bulan Maret 2015, buku karya pertamanya pun lahir dengan judul Jurus Kuliah di Luar Negeri. Ketika ditanya tentang bagaimana penerbitannya, Zulkhan mengatakan bahwa ia lebih memilih untuk menerbitkannya secara mandiri.

“Kami mengajak kerjasama dengan percetakan buku di Yogyakarta, kemudian buku tersebut kami pasarkan sendiri secara online lewat sosial media,” Ujarnya.

Dalam perkembangannya, ia mengaku sering mendapatkan komplain karena pengiriman barang yang sering terlambat dan rusak. “Saat pesanan semakin banyak, ternyata kami kerepotan dalam pengiriman buku ke luar kota,” 
 

Melihat permasalahan itu, Zulkhan kemudian membentuk tim untuk meningkatkan pelayanan. “Dari divisi customer service, marketing, developing product, operasional, hingga administrasi,” Katanya.

Dalam kurun waktu 1 tahun, tambah Zulkhan, buku panduan yang ia tulis sudah naik cetakan ke 13. “Itu diluar dugaan kami, ternyata banyak sekali yang ingin membanca bukunya, terutama anak muda,”

Disinggung mengenai inovasi produk, Zulkhan mengatakan bahwa ia sudah membentuk tim developing product. “Saat ini kami juga sudah menerbitkan beberapa buku baru, seperti panduan meraih beasiswa LPDP, panduan mendapatkan skor TOEFL 600, dan panduan menguasai bahasa Inggris. Semuanya ditulis berdasarkan pengalaman saya dan teman-teman,” Katanya.

Berkat kesabaran dan kedisiplinannya, Inspira Book semakin dikenal masyarakat luas, terutama di kalangan mahasiswa dan pelajar. Saat ini, sudah ada 40 orang yang menjadi tim Inspira Book.

"Awalnya tidak pernah kepikiran bisa sebesar ini, niat awal saya dan teman-teman adalah membuat buku panduan yang bisa membantu pembacanya untuk kuliah di luar negeri," Katanya.

Reporter : Dian Ayu Paramitha

PENCARIAN PROPERTI DI ASIA BERPINDAH ONLINE

Industri real estate di Asia sekarang telah berpindah secara online, sebagaimana dijelaskan di sebuah laporan bahwa pencarian properti online sedang berkembang marak di wilayah ini.

Penemuan ini terdapat di laporan baru yang dikeluarkan oleh website properti global Lamudi dari real estate di 16 negara berkembang. Laporan ini, Real Estate in the Emerging Markets, meliputi enam negara di Asia: Indonesia, Filipina, Pakistan, Bangladesh, Myanmar dan Sri Lanka.

Laporan yang kini tersedia di format web yang mudah dibaca ini, didasarkan dari berbagai rangkaian survey online kepada pencari rumah dan agen real estate di masing-masing negara. Data lebih lanjut dari website dan jaringan global Lamudi juga digunakan di dalam penelitian tersebut.



Tren menuju pencarian properti online khususnya terlihat di Indonesia, dimana 96 persen agen yang menjadi responden survey Lamudi mengatakan bahwa internet sekarang sering digunakan saat melakukan proses pencarian rumah. Demikian juga di Filipina, dimana 90 persen agennya mengatakan bahwa website adalah salah satu alat yang paling sering digunakan oleh mereka yang sedang mencari rumah baru.

Di beberapa negara seperti Pakistan, dimana metode tradisional untuk menemukan properti di iklan baris koran masih menjadi metode yang paling populer, listing real estate online kini semakin menyusul. Hampir semua yang disurvey optimis bahwa pencarian properti secara online akan semakin populer sepanjang dekade ke depan.

Di Myanmar, di negara dimana penetrasi internet baru sebesar 1 persen, dinamika sektor real estate juga berubah. 65 persen agen yang disurvey mengatakan bahwa Internet kadang digunakan oleh pencari rumah, sedangkan 29 persen lainnya mengatakan website sering digunakan. Lebih lanjut lagi, 86 persen agen yang disurvey berharap melihat kenaikan angka dari pencari rumah yang akan berganti online dalam 10 tahun ke depan, seiring lebih tersedianya internet di negara tersebut.
Global Co-Founder dan Managing Director Lamudi, Kian Moini, mengatakan: “Seiring datangnya tahun 2015, laporan ini juga menyoroti pertumbuhan yang fenomenal yang kami akan harapkan terjadi di pasar properti Asia di bulan-bulan berikutnya. Ini juga sebagian besar terjadi karena kuatnya pertumbuhan ekonomi ditambah berkembangnya kelas menengah dan kenaikan kekayaan, yang trennya sedang kita lihat di seluruh pasar Lamudi Asia.”



Pertumbuhan tertinggi diharapkan akan terjadi di Indonesia, dimana tiga perempat dari agen real estate yang disurvey mengatakan bahwa mereka melihat sektor properti akan tumbuh sebanyak delapan persen atau lebih selama 2014. Hasil yang sama juga diharapkan akan terjadi di Filipina, dimana dua pertiga agen berharap akan pertumbuhan sebesar delapan persen atau lebih.

Laporan ini juga membahas perbedaan-perbedaan kebiasaan pencarian rumah di sepanjang wilayah Asia, yang mengungkap bahwa di beberapa negara seperti Indonesia, Filipina dan Myanmar, faktor harga yang terjangkau menjadi pendorong keputusan dimana tempat mereka akan tinggal. Sementara di Bangladesh dan Pakistan, para pencari rumah lebih memikirkan tentang keamanan lingkungan sekitar. Di Sri Lanka sendiri, lokasi adalah hal utama yang ada dipikiran para pelaku pasar.

8 Kebiasaan Menyenangkan yang Harus Dimiliki Oleh Seorang Pembisnis yang Baik

Menjadi pendengar yang baik

Kontak mata adalah bahasa tubuh terpenting dan pertama yang harus anda perhatikan saat mendengarkan lawan bicara. Ketika anda sedang berbicara dengan orang lain, jika ia tidak melihat pada anda, bisa dipastikan orang tersebut tidak sedang mendengarkan anda.

Image Credit
Lakukan kontak mata secara langsung, itulah cara dasar agar orang mengetahui bahwa Anda sedang mendengarkan. Berapa banyak kontan mata yang dibutuhkan ketika mendengarkan orang lain? Jawabannya adalah semakin banyak kontak mata, semakin besar keterlibatan anda dalam pembicaraan. Dengan begitu, anda sudah memberikan kesan bahwa anda mendengarkan mereka dengan sepenuh hati.

Baiklah, mari kita lakukan percobaan untuk membuktikan bahwa kontak mata dari pendengar sangat penting bagi orang yang sedang berbicara:

Ketika ada orang yang sedang berbicara dengan anda, perlahan alihkan tatapan mata anda dari mereka kepada hal lain yang lebih menarik perhatian anda seperti komputer atau handphone. Dapat dipastikan, seiring dengan beralihnya tatapan anda dari mereka, mereka juga akan menghentikan pembicaraannya. Hilangnya kontak mata adalah sinyal hilangnya perhatian.

Ternyata, kontak mata yang intens saja tidak cukup untuk membuat anda menjadi pendengar yang baik. Kontak mata yang baik membutuhkan keterampilan tambahan. Hal ini ditujukan untuk mengurangi perasaan terintimidasi yang disebabkan konak mata yang terlalu intens.

Caranya adalah dengan menggeser tatapan. Menggeser tatapan adalah menggeser pandangan anda kepada orang yang sedang berbicara dari satu mata ke mata yang lain.

Mengapa hal ini perlu dilakukan? Pertama adalah untuk menjadi penyeimbang kontak mata yang intens, kedua adalah karena tatapan yang kosong akan terkesan seperti tidak sungguh-sungguh atau berpura-pura mendengarkan.

Dalam berbicara hindari kurangnya aktivitas mata. Oleh karena itu, Jika anda ingin orang lain melihat bahwa anda sedang mendengarkan, mata anda harus bergerak.


Menjadi pribadi yang murah senyum

Senyum memiliki manfaat yang sangat besar dalam kehidupanmu. Senyum dapat  meemperbaiki hubungan seseorang,  baik dengan orang  lain,  maupun dengan Tuhannya. Orang yang  tersenyum ketika berbicara atau berhubungan dengan orang lain, secara otomatis menandakan bahwa hubungannya dengan  lawan bicaranya  terjalin dengan baik.  Senyum dapat  memperluas pergaulan. Di pandang dari  segi  hubungan sosial, orang yang senantiasa tersenyum dalam berbicara ataupun berhubungan dengan orang  lain,  berarti ia mempunyai  kepribadian yang menarik dan menyenangkan bagi orang lain. Senyum dapat  meredam kemarahan. Senyuman seseorang dapat meluluhkan emosi  orang yang sedang marah. Bila ada yang marah mendatangi  kita, hadapilah dengan senyuman yang  tulus,  karena senyum semacam ini  bakal  mampu meredam emosi  orang yang marah.


Menjadi lawan bicara yang menyenangkan

Memang, menjadi lawan atau teman bicara bukan sekedar bisa berbicara dan mendengarkan lawan bicara saja. Jika anda salah menanggapi, bisa jadi lawan bicara anda bukannya suka tapi malah sebal. Apalagi jika tanggapan anda terkesan sok tahu dan menggurui. Begitu juga jika anda cuma mendengarkan dan mengangguk-angguk tanpa sepatah katapun. Sikap seperti ini mengesankan anda sama sekali bukanlah teman bicara yang mengasyikkan.


Kenali gaya lawan bicara

Mana mungkin anda bisa menjadi teman bicara yang menyenangkan bila anda tidak mengenal siapa yang anda ajak bicara? Seandainya belum mengenal, tentu tidak ada salahnya bila anda minta kenalan lebih dulu. 

Ingat, jangan sampai melupakan nama teman bicara anda. Sebab, dengan disebut namanya, seseorang akan merasa lebih dihargai. Sebaliknya, jika anda lupa namanya, ia merasa bahwa anda tidak antusias dengannya. Dia pun akan menganggap anda tidak menghargainya.


Beri kesempatan lawan bicara

Selama ini banyak yang tanpa sadar mendominasi pembicaraan hingga melupakan keberadaan lawan bicara. Hingga anda terkesan memonopoli pembicaraan. Akibatnya, teman bicara cuma dijadikan sebagai pendengar pasif. Kecenderungan ini bisa terjadi bila terlalu banyak yang hendak anda ungkapkan. Akibatnya, arah pembicaraan pun jadi tak jelas. Maka, beri jeda sejenak setiap kali anda bicara, lalu berikan kesempatan lawan bicara untuk menanggapi. Interaksi semacam ini akan membuat lawan bicara merasa nyaman dan dihargai.


Sesuaikan diri dengan lawan bicara

Dalam hidup ini, tentu anda telah berbicara dengan banyak orang dari berbagai latar belakang budaya, usia, tingkat ekonomi, pendidikan, dan sebagainya. Konsekuensinya, tiap pembicaraan memiliki ciri dan kepekaan tersendiri. Tentu saja anda harus bisa membedakan saat berbicara dengan bos atau dengan office boy. Perhatikan pilihan kata yang mungkin tidak dimengerti lawan bicara. Jangan menggunakan istilah teknis atau yang terlalu ilmiah jika anda berbicara dengan mereka yang memang tidak memahami 'bahasa susah'. Ingat, semakin banyak kata-kata anda yang tidak dimengerti, lawan bicara semakin tidak nyaman bicara dengan anda.


Menjadi pribadi yang bersyukur

Hargailah setiap nikmat yang kamu dapatkan. Dimulai dari hal kecil, seperti setelah kita bangun tidur, seringkali kita lupa akan nikmat yang kita dapatkan dari tidur yang telah memulihkan stamina kita, dari hembusan napas yang masih bisa kita hirup ketika kita terbangun. Saat kita makan, hargailah makananmu, bersyukurlah karna kita masih bisa makan dengan mudah. Hargailah pekerjaanmu. Walaupun mungkin gaji kamu kecil untuk saat ini, tetapi syukurilah bahwa setidaknya kamu mempunyai pekerjaan, dan dengan selalu bersyukur kamu jadi lebih mencintai pekerjaanmu dan akhirnya kamu menjadi karyawan terpilih dan jabatanmu naik gajipun menjadi bertambah besar.

Tetapi, bagaimana jika kita sulit menerapkan contoh-contoh di atas pada diri kita? Untuk itu, langsung saja kita kepada poin terakhir. Ingatlah selalu bahwa masih banyak yang lebih susah daripada kita

Ketika kamu mengeluh akan makananmu, ingatlah bahwa orang lain justru masih ada yang mencari makanan dari tong sampah. Ketika kamu mengeluh gaji yang kamu anggap kecil, ingatlah orang lain justru mendambakan pekerjaanmu, dan masih banyak pengangguran yang berusaha keras mencari pekerjaan tanpa selalu mengeluh.

Ketika kamu kesal kepada orang tuamu karena tidak memenuhi keinginanmu sehingga kamupun marah, ingatlah yang lain justru tidak mampu bersekolah karena orang tuanya tidak mampu. Penting bagi kamu untuk selalu di ingat bahwa orang tua selalu ingin yang terbaik untuk anaknya, dan ketika kita remaja orang tua selalu memberikan apa yang kita inginkan dengat raut muka yang berseri tanpa rasa kesal.

Ketika kamu mengeluh karena istri tidak pandai memasak, ingatlah bahwa masih banyak orang yang kesulitan untuk mempunyai istri.

Ketika kamu mengeluh karena tidurmu tidak nyenyak, ingatlah bahwa diluar sana banyak orang yang sulit untuk mencari tempat tidur dan kedinginan.

Ketika kamu mengeluh karena harta dan kekayaanmu tidak sebanyak orang lain, ingatlah masih banyak orang yang tidak mampu tetapi mereka tidak mengeluh dan tetap mencintai keluargannya. Dan ingatlah selalu kita semua sama, ketika meningal kelak tidak akan membawa perbedaan (harta, kekayaan dan jabatan).


Percaya diri

Langkah pertama adalah anda harus menerima kekurangan. Bahwa setiap orang memiliki kekurangannya masing-masing dan juga memiliki kelebihan masing-masing. Bukan hanya anda yang memiliki kekurangan, tetapi orang lainpun sama, termasuk orang yang anda kagumi, orang yang begitu hebat prestasinya. 

Orang yang percaya diri juga sama, dia punya kekurangan. Lalu kenapa anda tidak percaya diri seperti mereka? Sama-sama memiliki kekurangan. Bedanya adalah cara menyikapi kekurangan tersebut. 

Jadi, bagaimana cara agar percaya diri meskipun anda merasa banyak kekurangan adalah yakinlah, bahwa kekurangan anda tidak akan menghalangi keberhasilan anda. Yakinlah bahwa mereka yang sukses dan percaya diri juga punya kekurangan seperti anda. 

Bagaimana cara menyikapi kekurangan diri agar kita bisa percaya diri? Banyak orang yang berusaha untuk menutupi kekurangannya. Ini bisa dilakukan, untuk kekurangan tertentu yang berpengaruh langsung terhadap kepercayaan diri. Dan, kekurangan ini memang bisa diperbaiki. Seringkali, kita sebenarnya tidak perlu repot untuk memperbaiki kekurangan atau kelemahan kita, kita bisa fokus pada kelebihan kita dan menjadi juara pada kelebihan kita. Memang tidak semua kelemahan atau kekurangan bisa kita abaikan. Ada yang perlu kita perbaiki. Kita perlu bijak, memilih mana kekurangan atau kelemahan yang harus kita perbaiki dan mana yang tidak. Maksud yang ingin saya sampaikan adalah jangan sampai kita terus menerus menghabiskan waktu untuk memperbaiki semua kelemahan kita, sementara banyak hal yang harus kita lakukan malah kita abaikan.


Setia pada janji

Dalam kaidah konsekuen, janji adalah suatu bentuk hukum karma dari ucapan yang dimiliki oleh seseorang kepada orang lain yang dianggap pantas menerima janji. Sehingga janji itu adalah suatu cara dimana orang dapat terfokus kepada suatu kegiatan atau benda yang akan diberikan kepada orang lain, namun tidak memikirkan bagaimana mereka melakukannya dengan benar. Hal inilah yang menjadi bagian terpenting dari janji, tindakan merupakan salah satu pelepas dari janji yang dimiliki terhadap semua hal yang telah direncanakan. Bahkan, janji akan memberikan kebaikan dan kesenangan secara tidak langsung bila orang melaksanakannya dengan sepenuh hati. Dalam hal ini kegiatan apapun yang dilakukan manusia didunia ini tidak akan lepas dari janji yang telah dibuat sejak mereka lahir. Hutang nyawa terhadap orang tuanya yang telah membesarkannya adalah janji yang mungkin hanya bisa dibayar dengan pengorbanan anak kepada orang tuannya. Hal inilah yang menjadi ciri khas dari janji sejak mereka lahir. Jika anda kesulitan untuk mengingat janji apa yang pernah anda buat, maka setelah anda merasa memiliki janji atau hutang kepada orang lain, maka segeralah untuk membuat daftar janji. Hal ini adalah cara yang tepat untuk menjadikan anda tetap rutin mengingat. Buatlah tulisan yang berisikan janji anda atau hutang-hutang anda kepada seseorang.


Menjadi pribadi yang jujur

Kejujuran adalah modal yang paling utama untuk mendapatkan kepercayaan dari orang lain.  Tidak hanya orang-orang baik saja yang menyukai orang-orang jujur, orang-orang jahat pun juga menyukai orang-orang jujur dan membenci orang-orang yang tidak jujur yang tidak bisa dipercaya. Orang baik dan penjahat sama-sama suka kepada orang-orang baik. Dari kenyataan itulah kita bisa percaya bahwa jujur adalah salah satu sifat yang sangat disukai oleh banyak orang. Jika kita sudah terbiasa berbohong, maka kita harus menghentikan kebohongan demi kebohongan yang terucap dari lidah kita. Upayakan sekuat tenaga dan sekuat jiwa untuk tidak mengatakan hal-hal bohong lagi mulai saat ini. Apabila secara tidak sengaja kita mengeluarkan suatu kebohongan, maka segera ralat ucapan kita kepada orang itu secara baik-baik tanpa harus menyinggung perasaan orang tersebut. Lebih baik kita diam atau mengatakan bahwa hal itu adalah rahasia daripada kita berbohong. Atau kita bisa sambil bercanda mengucapkan "Ada Deh, Mau Tau Aja!" kepada orang yang menanyakan sesuatu hal yang tidak ingin kita jawab.

Image Credit
Positif tanpa syarat

Dalam menjalani kehidupan sehari-hari, ada banyak kejadian yang bisa kita alami. Ada peristiwa di mana kita dibuat bahagia, bersedih, tertawa, hingga menangis. Semua kejadian yang kita alami memang takkan pernah bisa kita elakkan, karena kita hanya pelaku dan Sang Pencipta lah yang mengatur segalanya. Untuk itu, bukanlah masalah yang perlu kita hindari, namun bagaimana kita bisa mengatur pola pikir kita dalam menghadapi masalah tersebut. Lingkungan dan semua pengalaman dalam hidup adalah hasil dari pemikiran dan kebiasaan dominan. Pikiran dapat memberitahu kita tentang sesuatu (masalah) yang perlu perhatian. Jadi, pikiran menyebabkan menemukan apa yang perlu dilakukan, entah itu dengan cara berpikir secara positif atau negatif untuk mengurusnya. Banyak orang gagal untuk melihat kejadian buruk sebagai pengalaman belajar dan selalu merasa menjadi korban kekejaman dunia, akhirnya menyalahkan orang lain atas apa yang mereka alami. Masukkan selalu hawa positif di dalam diri Gunakan Hukum Attraction Activity dalam menanggapi masalah yang menimpa kita.Orang yang berpikir negatif senantiasa berusaha untuk menghindari masalah. 

Padahal, masalah yang tidak terselesaikan lama-lama akan semakin menumpuk dan semakin memburuk. Yang pada akhirnya akan membuat kita terjerembab dalam masalah sendiri. Namun dengan berpikir positif, maka kita akan lebih pro-aktif dalam bertindak dan mengatasi semua masalah yang ada. Aktif melakukan kegiatan yang positif. Lingkungan dapat mempengaruhi cara kita dalam berpikir, cepat atau lambat lingkungan dapat berperan untuk membentuk pola pikir kita. 

Karena itu cerdiklah memilih lingkungan dalam melakukan segala aktivitas. Begitupun untuk sebuah hobi, misalnya bagi yang suka menonton film. Usahakan tidak terlalu sering menonton film yang bertema kesedihan, karena disadari atau tidak bahwa apa yang kita tonton kadang bisa menjadi sebuah inspirasi. Koleksilah bacaan penyemangat atau kalimat motivasi yang bisa kita baca sewaktu-waktu, agar di saat merasa down bisa dibaca kembali sehinga kita kembali optimis. 

Fokuskan imajinasi dan berupaya untuk menjadi orang positif baru. Kita tidak bisa selalu mengendalikan hal-hal yang terjadi dalam hidup kita, tetapi kita bisa berusaha mengendalikan apa yang kita pikirkan dalam pikiran kita dalam merespon apapun yang kita alami. Orang yang selalu berpikir positif akan terlihat lebih tenang dalam menghadapi permasalahan. Bayangkan bahwa kita sudah menjadi orang yang positif dan sangat mencintai hidup. Kebahagiaan itu terletak pada pikiran yang kemudian bisa kita rasakan. Jika kita berpikir hidup yang kita lalui ini menyenangkan, maka kebanyakan waktu yang kita lalui pun akan terasa menyenangkan. Namun sebaliknya, jika kita berpikir "Hidupku menyebalkan!", maka kebanyakan waktu yang kita lalui juga terasa buruk.

Bisnis yang Sempat Trend di Tahun 90an di Indonesia

Tahun 90’an bagi sebagian besar orang yang mengalaminya, bisa jadi merupakan tahun-tahun yang istimewa. Era tersebut mencakup akhir 80’an dan awal 2000’an. Khususnya Indonesia, itu adalah saat-saat ketika negeri kita belum dihantam krisis moneter. Artinya, atmosfer perekonomian sedang membaik dan bisa dipastikan semua orang benar-benar menikmati segalanya dengan mudah dan murah.

Image Credit
Tahun 90’an juga menjadi hebat karena ia merupakan masa transisi dari era konvensional menuju era modern. Anda bisa menikmati keduanya di masa-masa tersebut. Itu adalah sebuah masa ketika hal-hal modern yang kita nikmati saat ini, untuk pertama kalinya ditemukan dengan wajah yang belum sempurna. Ia adalah era di mana kebahagiaan terasa begitu sederhana. Banyak hal terasa dekat melengkapi kehidupan masyarakat kala itu, meledak dan kemudian menjamur di mana-mana. Beberapa hal tersebut lah yang pada akhirnya membuat era 90’an bisa dibilang menjadi era terbaik yang pernah ada, termasuk era terbaik untuk bisnis.

Berikut ini untuk sekedar nostalgia, ada beberapa bisnis yang sempat menjadi trend di era 90’an terutama di Indonesia. Beberapa di antaranya masih berkembang dan masih bisa kita temukan hingga saat ini, namun banyak di antara mereka sudah dianggap tidak relevan lagi dan akhirnya hilang tergilas modernisasi:


Real Estate

Bisnis ini sebenarnya bukanlah hal yang benar-benar baru di Indonesia. Sejak tahun 90’an, bisnis perumahan real estate sudah mulai populer dan diminati terutama oleh kalangan menengah ke atas. Banyak perumahan elit bertebaran hingga kini yang merupakan peninggalan tahun 90’an.


Makanan cepat saji

Selain didominasi oleh korporasi raksasa fastfood macam McDonnald’s, KFC, Pizza Hut dan sebagainya, bisnis makanan cepat saji juga mulai merambah masyarakat tahun 90’an. Banyak orang memulai bisnis fastfood yang dulu dikenal dengan istilah ‘kafe tenda’ atau ‘warung gaul’ yang selain menyediakan makanan dan minuman, juga kerap dijadikan tempat nongkrong oleh anak muda pada masa itu. Itulah yang mungkin menjadi cikal bakal cafe-cafe yang kita temui saat ini.


Fashion

Tahun 90’an terkenal dengan tren fashionnya yang khas dan identik. Tidak heran, orang-orang banyak yang memilih menjalankan usaha fashion dan menjual pakaian-pakaian serta aksesoris yang jadi tren saat itu seperti kemeja flannel, sepatu docmart (sepatu ala militer), celana jeans dan sebagainya.


Rental CD/LASER DISC/VHS

Tahun 90’an adalah era perkembangan pesat dunia audio/video rumahan. Dimulai dengan hadirnya VHS sebagai media pemutar audio/video yang memungkinkan setiap orang bisa menikmati sensasi nonton film sendiri di rumah, hingga berkembang ke laser disc dan yang terbaru adalah compact disc (CD). Seiring dengan hal tersebut, bisnis rental atau persewaan film menjadi sangat populer di tahun 90’an. Tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk menikmati film-film kesayangan di bioskop, cukup menyewa dan anda sudah bisa menikmatinya di rumah bersama keluarga.


Game center

Teknologi game juga berkembang pesat di tahun 90’an, peluang ini yang dibidik oleh para pebisnis untuk menjalankan usaha game center, atau pusat permainan. Ini adalah tempat di mana orang-orang bisa memainkan konsol game kesukaan mereka dengan membayar sesuai tarif yang disediakan selama jangka waktu tertentu. Jadi, orang-orang tidak perlu membeli konsol game yang harganya sangat mahal pada masa itu. Itulah yang membuat usaha ini begitu diminati. Game center menyediakan berbagai jenis konsol untuk dimainkan, mulai dari Arcade Machine (populer dengan istilah ding-dong), Nintendo, Sega sampai yang bertahan hingga kini yaitu Play Station.


Elektronik

Sektor bisnis yang kuat lainnya di tahun 90’an adalah bisnis elektronik. Era 90’an identik dengan perkembangan berbagai jenis perangkat elektronik seperti tape recorder, mini compo, cd player, walkman dan sebagainya. Perangkat elektronik tersebut juga begitu diminati oleh masyarakat pada saat itu. Tak heran di kala itu banyak sekali toko peralatan elektronik bertebaran di mana-mana.


Ikan hias

Tren memelihara ikan hias seperti arwana, mas koki, louhan, cupang dan lain-lain begitu diminati masyarakat di era 90’an. Hal ini kemudian berkembang secara signifikan karena terbukti beberapa jenis ikan, harganya bisa bernilai hingga jutaan rupiah. Investasi jangka panjang inilah yang kemudian menjadikan bisnis ikan hias begitu menggiurkan.


Mainan anak

Bagi anak-anak di masa itu, tahun 90’an adalah era nya banyak film kartun dan pahlawan super. Hal yang kerap melekat pada keduanya tentu saja adalah mainan. Tahun 90’an perangkat digital tidaklah dominan, mereka lebih menyukai mainan fisik yang bisa dimainkan sesuka hati.
Sedikit bernostalgia, mainan seperti tamiya, action figure, tamagotchi, mobil die cast dan replika peralatan milik sosok pahlawan super sangat diburu oleh anak-anak saat itu. Begitu halnya dengan mainan tradisional seperti yoyo dan gasing juga mendapat tempat di hati anak-anak.


Rental komputer

Komputer adalah barang mewah yang harganya selangit di masa itu. Akan tetapi, sebagian masyarakat sudah mulai membutuhkan keberadaannya untuk menyelesaikan pekerjaan sehari-hari. Hal tersebut membuka peluang bagi para pengusaha untuk menjalankan bisnis rental komputer. Konsepnya sama seperti game center di mana orang-orang dipersilakan menyewa fasilitas komputer yang tersedia untuk digunakan sesuai kebutuhannya.


Warung telekomunikasi (wartel)

Ini mungkin salah satu usaha legendaris yang hanya bisa kita temukan di tahun 90’an dan sempat menjamur menjadi primadona karena tidak pernah sepi peminatnya. Wartel menyediakan jasa pelayanan telekomunikasi untuk masyarakat umum yang sifatnya personal, karena seseorang harus masuk ke dalam bilik tertutup ketika menggunakan layanan ini. Bisnis ini adalah titik cerah bagi mereka yang ingin berkomunikasi jarak jauh namun tidak memiliki sambungan telepon sendiri, ditambah lagi keberadaan ponsel yang saat itu belum banyak beredar di masyarakat.

Menghadapi Pelanggan Cerewet? Siapa Takut !

Hey kamu, iya kamu! Yang punya bisnis kecil-kecilan ataupun udah gede sedikit. Pernah nggak kamu berbisnis dengan klie, atau mungkin ketika toko kamu penuh akan pelanggan yang seringnya nanya-nanya “agak gak penting”? Mungkin kamu sedang bergulat dengan tipe pelanggan yang cerewet ! 

Image Credit
Nah, artikel kali ini akan membahas tentang bagaimana menghadapi pelanggan yang cerewetnya minta ampun. Sebagai pelaku bisnis profesinal, kamu harus tahu tipe-tipe pelanggan dan bagaimana cara memuaskan mereka dan berakhir pada keputusan pembelian suatu produk di toko kamu. 

Memuaskan pelanggan sendiri merupakan bagian dari strategi ‘relationship marketing’. Strategi ini kurang lebih intinya menjaga pelanggan agar tetap loyal dengan menangani dan memberikan pelayanan prima kepada pelanggan, agar dalam jangka panjang hubungan yang telah dibangun tersebut dapat menjadi investasi jangka panjang yang menguntungkan perusahaan. 

Nah, ciri-ciri pelanggan cerewet itu sendiri gimana ya? 

Banyak bicara

Banyak bicara di sini tidak hanya banyaknya jumlah kata yang dia keluarkan dari mulutnya ya. Namun sebagai orang yang jualan bisnis, kita perlu memancing dalam membuka pembicaraan dengan pelanggan ini. Namun jangan repot-repot karena pelanggan tipe ini akan mengajak dan membuka obrolan dengan kita tanpa kita cari cara untuk memulai pembiacaraan terlebih dahulu. Dengan demikian, banyak bicara di sini bermanfaat atau tidak? Simpulkan sendiri ya ! 


Sok akrab 

Tipe konsumen ini bahkan terlihat mudah akrab dengan kita. Dengan gaya yang santai, mulailah mereka menanya-nanyai kita dengan banyak pertanyaan seolah sudah kenal dekat dengan kita. 


Mencari kesalahan 

Hal ini paling dibenci semua pebisnis, terutama yang memiliki bisnis restoran atau toko sendiri, entah toko retail atau toko khusus menjual produk khusus seperti hanya sepatu atau hanya baju saja. Tipe pelanggan cerewet ini biasanya sering sekali mencari-cari kesalahan yang sebenarnya kita tidak melakukannya. 


Bicara berlebihan 

Kadang yang topik yang keluar dari obrolan adalah hal-hal yang aneh-aneh terkesan alay atau over dalam mengatakan sesuatu. 


Setelah mengetahui ciri-ciri mereka, lantas langkah nyata apa yang sebaiknya kamu lakukan? 
      
Pasif

Pasif di sini bukannya tidak melakukan apa-apa, namun pasif dengan menjadi diam dan mendengarakan setiap perkataan yang doi omongin bisa jadi solusi terbaik. Jadilah pendengar yang baik di sini, biarkan mereka berbicara sesuka mereka. Bila mereka menyakan sesuatu baru di situ kamu menjawab dengan jawaban yang tepat dan detail sehingga tidak mengundang pertanyaan-pertanyaan yang lain. 


Arahkan pada penjualan di waktu yang tepat 

Seperti ciri pelanggan yang disebutkan di atas, kadang pelanggan ini sering sekali bicara ngalor-ngidul tentang keluarganya, tentang duitnya, tentang kehidupannya namun sebagai seorang pebisnis sejati kamu jangan sampai hanyut pada alur yang telah pelanggan tersebut buat. Artinya, pada tahap tertentu arahkan pembicaraan pada topik sebenarnya! apa itu? Purchase intention! Ya, minat pembelian, apa sebenarnya yang pelanggan ini berminta membeli di toko kamu. Lakukanlah manufer-manufer yang membuat doi ingat kembali apa sebenarnya tujuan doi datang ke toko kamu. Dan kamu tentunya tidak ingin membuang waktu sia-sia bukan? Arahkan pembicaraan apa topik yang kamu inginkan, dan di akhir sesi buatlah pelanggan melakukan keputusan pembelian suatu produk di toko kamu.


Sopan 

Sopan di sini adalah aturlah raut wajah dan kata-kata kamu ya. Jika kamu sudah mulai “muak”, beranikan diri kamu untuk mengatakan “buk, mbak, boleh saya bicara?” tapi secara sopan. 

'Kebab Baba Rafi' Produk Indonesia yang Mendunia Bersama Nilam Sari

Kebab Baba Rafi? Hampir semua orang Indonesia tahu satu makanan ini. Kebab Baba Rafi adalah salah satu produk makanan hasil karya anak bangsa yang sudah berhasil dipasarkan sampai ke luar negeri. Anda tentunya sudah sering sekali menemui gerai-gerai atau otlet yang menjual makanan ini. Makanan ini sangat halal, dan tentunya sehat. Walaupun namanya kebab yang notabene itu makanan khas timur tengah atau berbau arab, tapi rasa makanannya sudah diolah dan dimodifikasi sehingga sesuai dengan lidah masyarakat Indonesia.

Nah kali ini, tim bisnishack.com sudah berhasil melakukan interview dengan owner Kebab Baba Rafi. Untuk cerita lebih lengkapnya, mari kita simak di bawah ini.

Pertama-tama mungkin perkenalan dulu, mulai dari nama lengkap, nama perusahan, dan bisnis apa yang dijalankan? Dan di mana lokasi untuk kantornya saat ini?


Nama Lengkap saya Nilam Sari, Owner & Marketing Director at PT Baba Rafi Indonesia yang saat ini lokasi kantor pusatnya ada di Jl. R.S Fatmawati No. 33 Pondok Labu Jakarta Selatan. Ada juga Kantor cabang Surabaya di mana dulu kami memulai usaha ini, tetapi sekarang berfungsi sebagai kantor cabang. Alamatnya di Ruko Manyar Garden Regency Jl. Nginden Semolo 109 Kav 29-30 Surabaya.


Sejak kapan usaha Mbak Nilam berdiri? Bersama siapakah mbak Nilam mengawali karirnya, dan apa yang membuat mbak Nilam terjun dalam dunia bisnis?

Sebetulnya sejak awal tidak ada bayangan untuk terjun menjadi entrepreneur seperti saat ini. Kedua orang tua yang notabene pegawai juga di Jamsostek dan BNI yang kemudian membentuk mindset saya untuk menjadi seorang karyawan. Namun, itu semua berubah setelah saya menikah dengan Hendy Setiono.

Being a wife and mother di usia muda, membuat saya ingin menghasilkan uang sendiri. Kami berdua ingin mandiri dan tidak memanfaatkan fasilitas yang diberikan orang tua. At the end of the day, kami pun memutuskan untuk mulai bisnis sendiri, and here I am. 


Mengapa memilih bisnis dalam bidang makanan, dan kenapa yang dipilih adalah Kebab Baba Rafi? Apa nilai lebih dari produk mbak Nilam?

Saya melihat peluang di bisnis kuliner masih terbuka lebar, minat pasar yang luas dan variasi menu yang dapat dikembangkan memudahkan kita untuk memulai usaha di bidang tersebut. 

And why kebab?? Ide ini muncul Pada awal tahun 2003 waktu saya dan suami saya Hendy Setiono pergi ke Qatar untuk mengunjungi ayahnya yang kebetulan bekerja di sana. Di sana banyak sekali jajanan khas Timur Tengah, salah satunya kebab. Setelah mencicipi, langsung saja terlintas di pikiran, sepertinya membuka usaha makanan kebab di Indonesia bisa menjadi peluang, melihat belum ada yang menjual makanan seperti ini, dulu. Akhirnya kita, saya dan suami, mencoba combine kebab dengan rasa yang sesuai selera lidah masyarakat Indonesia.

Baba Rafi memiliki keunggulan pada rasanya yang unik. Kekuatan Brand yang sudah dikenal luas oleh pasar, selain itu proses penyediaan bahan baku dengan kualitas yang selalu dijaga dengan baik, bersertifikasi halal dari MUI. Selain itu kami terus meng-upgrade menu, design product, konsep marketing, kemasan bisnis, manajemen yang solid dan sudah terbukti di lebih dari 1000 outlet yang beroperasi di berbagai negara yaitu Indonesia, Malaysia dan Filipina, China and opening soon in Srilanka, Singapore, Brunei, dan Belanda.


Apa pencapaian tertinggi dari awal mula berdiri sampai dengan saat ini?

Alhamdulillah saya sangat bersyukur dengan pencapaian sekarang. Ini membuktikan bahwa upaya yang sudah kami lakukan selama ini mendapat apresiasi yang positif dari beberapa pihak. Tetapi ke depannya masih banyak target dan rencana yang masih kami ingin capai, di antaranya membawa Bendera Kebab Turki Baba Rafi menuju ke 4000 gerai (outlet) dan menaklukkan 10 Negara dalam jangka waktu 5 tahun. Dan saya mempunyai visi untuk membawa Babarafi Enterprise “Becoming the Fastest Growing Fast Food Company in Asia”.


Selama menjalani usaha ini, apakah mbak Nilam pernah mengalami sesuatu hal yang unik, lucu, menarik, dan mungkin sedih, dan hal itu benar-benar tidak bsia dilupakan, bahkan mungkin menjadikan motivasi?

Kalau diingat, sebenarnya banyak sekali pengalaman yang tidak bisa saya lupakan sampai saat ini, salah satunya ketika pada awal saya merintis usaha ini tepatnya saat baru 2 minggu berjualan kebab dengan satu gerobak di kawasan Nginden, Surabaya. Saat itu saya dan suami harus menunggui gerobak karena kebetulan karyawan yang biasa membantu kami sedang sakit. Ternyata hari itu hujan deras, jadi sepi. Untuk menghibur diri, hasil jualan hari itu saya belikan makanan di warung sebelah tempat gerobaknya berdiri. Di sana ada warung sea food. Saat saya membayar, eh ternyata lebih mahal daripada hasil jualan saya, jadi, malah rugi hahahaha.

Tahun 2009 juga sempat merupakan waktu yang berat bagi kami karena pada saat itu masih terasa imbas krisis dari ekonomi dunia tahun 2008. Tetapi justru pada saat ekonomi slowing down, kami memutuskan untuk mengembangkan bisnis ke Jakarta. Dikarenakan Jakarta memang potensinya luar biasa dan cocok bagi orang yang haus akan challenge seperti kami. Ekonomi slowing down, pemasukan menurun, kami justru melakukan jor-joran investement untuk pindah ke jakarta. Di mana ketika kami pindah pastinya akan diikuti pula oleh pemindahan karyawan inti strategis yang nantinya akan menunjang kinerja kami di Jakarta. Dikarenakan Jakarta mulai berfungsi sebagai kantor pusat, fasilitas dan penambahan untuk perekrutan karyawan pun dilakukan. Ketika kami memboyong keluarga, it means kami harus memindah rumah ke jakarta juga sekolah 3 anak kami bebarengan dalam satu waktu. Alhamdulillah, semua berjalan tidak sesuai dengan perencanaan dan hutang kami membengkak. Sempat juga miss management, karena kami tidak siap dengan perusahaan kami yang tiba-tiba berkembang menjadi besar. Efektivitas dan produktivitas menurun, perubahan culture within the company yang benar benar harus diubah, standarisaasi KPI pegawai dan miss leading sampai masalah produksi yang naik turun sempat menjadi masalah yang tidak ada hentinya untuk kami. 

Tetapi Alhamdulillah, dalam setahun berikutnya kami mulai untuk mengambil tenaga tenaga profesional yang jauh lebih pintar dari kami seperti lulusan lulusan S2 UI, S2 Luar negeri, sampai profesional management yang pernah berkarir sebagai Kepala Cabang di Luar Negeri dan mulai membawa dampak positif bagi usaha kami. 

Fist kuartal atau 4 bulan pertama yang pasti mereka masih mempelajari flow kerja di Baba Rafi dan membuat plan perencanaan kerja. The next kuartal mereka mulai action untuk merapikan dan turun ke lapangan, and the third kuartal mereka mulai untuk bisa memberikan kontribusi kepada kantor. 

Well, pelajaran dari sini ada 3:

1. Walaupun kita pengusaha yang membangun bisnis ini dari awal dan kita menguasai semuanya, dalam ke depannya kita sangat membutuhkan tenaga ahli untuk menjadi perpanjangan tangan kita. Untuk menerjemahkan seorang nilam, mungkin memerlukan 5 bahkan 50 atau 500 orang untuk mewujudkan program kerja, target goals dan mimpi kita.

2. Berkembang, pasti goyang. Kalau ingin mencapai hasil atau target yang kita capai pasti keadaan tidak akan pernah sesuai dengan apa yang sudah kita gambar atau kita plan di atas kertas. Always have plan a,b,or c. And always persistence toward your goals. Theres no instant way.

3. Buy Time. Maksudnya untuk mencapai tujuan kita, beli fasilitas, beli sistem dan beli management, beli skills untuk percepatan. Tidak semua harus di trial and error. Kita juga bisa membeli hal tersebut, tetapi tergantung juga seberapa besar kita mau mengeluarkan modal dan investement untuk itu.



Bagaimana cara mbak Nilam menjaga kualitas produk sampai saat ini, yang tentunya kita semua tahu bahwa Kebab Baba Rafi juga sudah sampai ke manca negara?

Sebagai Perusahaan yang bergerak di dunia makanan, kualitas rasa dan unsur kebersihan produk akan selalu menjadi concern utama kami dalam mempertahankan eksistensi kami di dunia bisnis serta dalam menjaga mutu layanan kami kepada para Franchisee sebagai partner bisnis kami, juga kepada konsumen. 

Baba Rafi berinvestasi luar biasa besar kepada “Key Factor” seperti Sistem, SDM, Management, Brand, Kualitas Produk dan Service. Kami sadar bahwa management adalah key of success untuk mengawal pertumbuhan bisnis kami kedepannya. Sehingga bisa tetap sustainable in a long run. Oleh karena itu, kami juga berinvestasi banyak terhadap fasilitas kerja, training karyawan kami dan Branding baik di dalam dan luar negeri.

Kami menerapkan standarisasi mulai dari menjaga standar bahan baku, distribusi, hingga proses memasak kebab di outlet-outlet. Di samping itu, Customer Care dan Quality Control harus tetap berjalan sesuai schedule operasional untuk memastikan bahwa Standar Operasional Procedure (SOP) sudah berjalan sesuai harapan. 

Secara spesifik beberapa strategi yang saya terapkan di antaranya :

1. Strategi produk
Selalu menggunakan bahan yang fresh, berkualitas, dan bekerja sama dengan supplier yang berkompeten di bidangnya.

2. Strategi Pricing
Harga yang bersaing dengan produk sejenis, disesuaikan dengan kemampuan target market tanpa mengurangi standar kualitas.

3. Strategi Distribusi
Menempatkan stockist di setiap daerah seluruh Indonesia agar franchisee mudah untuk membeli bahan baku, dan sistem delivery untuk pembeli ( end user ).


Sistem Apa yang telah Mbak tetapkan dalam bisnis, sehingga bisnis tersebut mampu tumbuh dan berkembang dengan baik?

Pada tahun 2005, kami memutuskan untuk menggunakan sistem Franchise sebagai bentuk strategi pengembangan usaha. Alhamdulillah bisnis ini sudah berkembang dengan pesat hingga sekarang sudah memiliki lebih dari 1000 outlet yang beroperasi di berbagai negara yaitu Indonesia, Malaysia dan Filipina, China and opening soon in Srilanka, Singapore, Brunei, Belanda. Dan tentunya juga terus berinvestasi kepada management juga sistem di dalam perusahaan. 

Target kami di tahun 2014 ada 4 key main point :

a. Numbers – jumlah 400 outlet within 2017 dengan rasio 50 : 50 between franchisee own dan company own.

b. Sustainable Business - Be able to be sustainable in a long run. Even for another 50 or 100 years.

c. International Brand – Open and sustainable to running, Target 10 countries in 2015.

d. Share with Others  - Baba Rafi Mentoring Session, inspiring and practical sharing business class for startups.

Baba Rafi Academy – Merekrut tenaga-tenaga dengan lulusan berpendidikan rendah dan tingkat eknonomi lemah dari daerah-daerah terpencil. Memberikan kelas training for free untuk 3 bulan. Dan mensertifikasi mereka dengan keahlian basic untuk memulai bisnis or kerja di dunia kuliner. Sehingga siap kerja juga disalurkan ke restaurant restauran or jaminan kerja di Baba Rafi.

Baba Rafi CSR Program – Bantuan kepada yayasan panti asuhan, panti jompo dan program pemberdayaan masyarakat.


Seberapa pentingkah keluarga dan karyawan dalam bisnis Anda? Bagaimana cara Anda dalam memberikan kompensasi terhadap karyawan? Apakah selalu dengan uang?

Bagi saya ‘family comes first’. Keluarga merupakan pendorong, penyemangat, serta pemberi support dan motivasi kepada saya untuk menjalani hidup ini agar menjadi lebih baik dalam senang atau pun susah. 3 anak saya Rafi Darmawan, Reva Audrey Zahira dan Ready Enterprise merupakan berkah tersendiri dari tuhan yang menjadi tujuan hidup saya. Yang paling besar sekarang sudah SMP dan makin kritis. Mereka sangat meminta waktu saya untuk di rumah dan lebih berinteraksi dengan mereka dalam kehidupan sehari harinya. Sebisa mungkin selalu menyempatkan diri untuk hadir di kegiatan mereka seperti performance biola, piano or ballet juga presentaion project kelas mereka. 

Tetapi, memang karena saya juga harus sering ke luar kota dan keluar negeri untuk jangka waktu yang sering. Jadi, saya memang membuat sistem di rumah untuk menunjang kegiatan anak-anak dan memastikan bahwa kegiatan dan kebutuhan keluarga tetap aman dan tersedia. Seperti driver, helper, secretary juga guru les. Alhamdulillah, Ibu Bapak saya masih sehat, sehingga saya masih bisa menitipkan mereka ketika saya harus travelling untuk mengurus pekerjaan. I always believe, sebagai perempuan kita tidak boleh terkungkung untuk menyalurkan bakat kita dan tetap bisa memberi kontribusi bagi sekitar. Tetapi, tetap harus memastikan keluarga aman dan terpenuhi kebutuhannya. Selagi mengejar karir dan pendidikan tinggi, tetap juga harus menjalankan fungsi sebagai seorang ibu dan istri. Alhamdulillah, suami saya mas Hendy Setiono selalu mendukung selama itu masih positif dan tetap meluangkan waktu untuk keluarga dan anak anak. A Happy woman, represent her happy family.

Di Baba Rafi, kami menyebut diri sebagai satu “keluarga besar”. Karyawan bukan hanya sebagai rekan kerja di kantor, melainkan juga memegang peranan sebagai perpanjangan tangan saya untuk memikirkan kelangsungan usaha brand “Kebab Turki Baba Rafi” ke depannya dan juga langkah-langkah sukses selanjutnya. That’s why saya selalu berupaya menciptakan suasana yang harmonis di tempat kerja dengan membentuk pola komunikasi yang efektif dan efisien, mendahulukan hak-hak karyawan yang menjadi kewajiban saya, serta memberikan jenjang karir dan apresiasi sesuai dengan kinerja karyawan yang bersangkutan.


Apa ketakutan terbesar Anda sebagai seorang pengusaha? Jika Anda dapat memberikan hanya satu nasihat kepada pengusaha pemula, apakah itu? 

Sebagai seorang pengusaha, hal yang paling menakutkan bagi saya adalah “fear itself’”. Ketakutan menghalangi kita untuk melakukan dan mencapai hal-hal besar dan bagi pengusaha pemula “Never be Afraid to Dream Big”.

Saya dan suami itu seorang pemimpi. Ini semua berawal dari mimpi. Dari dulu kita jualan gerobak, Melihat ruko jadi kepingin, Alhamdulillah ruko kesampaian. Lalu, ingin punya kantor yang proper untuk karyawan dan ada logistic sitenya, Alhamdulillah sekarang kami sudah menempati gedung kami sendiri dengan production site di dalamnya. Kemudian mimpi ingin mempunyai cabang di luar negeri, Alhamdulillah setelah berusaha 4 tahun ikut pameran, terkabul juga. Semua hal tersebut memerlukan proses dan persistence.

Bahkan kita punya semacam wall di kamar untuk nulis semua harapan kita. Dan Alhamdulillah sudah jadi kenyataan satu persatu.


Jika Anda harus melawan raksasa, senjata apa yang akan Anda gunakan? Ini metafora. 

Coffee. Definetly we can always make relationship with a cup of coffee. Sinergy dan Collaboration adalah salah satu senjata terkuat untuk bersama sama menjadi besar. I always believe in working together to achieving goals.



Nilamsari
Owner & Marketing Director of Baba Rafi Group
Kebab Turki Baba Rafi. The World's Biggest Kebab Chain!

Graha Baba Rafi
Jl. RS. Fatmawati 33. Pondok Labu, Jakarta Selatan, Indonesia
P : +62 21 7660497 I F : +62 21 7503071 I W : www.babarafi.com
Twitter : @Nilambabarafi I Facebook : Nilambabarafi

Banyak Cara Menghadapi Si Pelanggan yang Pendiam

Merupakan hal yang penting sekali dalam mengenal tipe-tipe pelanggan lho, guys! Mengapa ini menjadi penting? Salah satu  strategi dalam meningkatkan margin atu revenue  adalah mengenal beberapa karakter pelanggan. Why? Dengan mengenal kepribadian seorang pelanggan akan memberi efektivitas cara mengatasi atau menghadapi pelanggan, sehingga pelanggan merasa puas akan pelayanan yang kamu berikan. Pelanggan adalah teman sekarang bukan lagi sebagai raja, hal ini harus ditanamkan di benak kamu dari sekarang. Buatlah hubungan harmonis pelanggan kamu sebagai seorang teman dan sahabat sendiri, sehingga dalam melayaninya akan setulus hati dan membuahkan hubungan yang baik dalam jangkan panjang yang menguntungkan kedua belah pihak. 
Well, Apapun karakter pelanggannya, kamu harus dapat menghadapi agar mereka melakukan pembelian atas produk atau jasa yang kamu jual. Palanggan pendiam? Pernah bertemu dengan mereka? Sepertinya, artikel kali ini berisi pengalaman pribadi saya sendiri.

Saya pernah bekerja di sebuah perusahaan retail yang menjual banyak produk keperluan sehari-hari. Saya bertemu dengan banyak tipe pelanggan, dan pelanggan tipe ini seorang pelanggan yang pendiam ! 

Sebelum kamu tahu caranya, sebaiknya kamu harus tahu ciri-ciri pelanggan pendiam itu sendiri:


Jarang bicara 

Pelanggaan tipe pendiam ini memang jarang sekali berbicara. Tak jarang pelanggan ini mempunyai teman yang terbatas dan penuh dengan kerahasiaan yang sangat besar. Mereka cenderung mengatakan kalimat dengan satu kata yang sering juga membuat orang lain jengkel seperti “Tidak” dan “ya” tanpa disertai kalimat lain yang lebih rinci mengenai jawabnanya tadi. 


Cenderung kaku

Karena mungkin jarang sekali bergaul dan bertemu banyak orang, maka pelanggan pendiam cenderung kaku. Tenang ya, jangan langsung pandang hal ini sebagai suatu masalah, namun tantangan yang harus kamu hadapi! 


Malu-malu 

Saat memasuki toko kamu, pelanggan ini akan sangat malu-malu. Kamu dituntut harus lebih agresif di sini, seperti mempersilahkannya masuk dan membukakan pintu untuknya. Mungkin akan menjadi program sendiri jika kamu memiliki karyawan untuk mulai mendidik mereka untuk mengenal lebih jauh tipe-tipe konsumen.


Bagaimana cara menghadapi tipe pelanggan seperti ini? 


Ramah 

Pelanggan yang malu-malu dan pendiam cenderung akan merasa tentram ketika kita sebagai pedagang berperilaku ramah terhadapnya. Dengan sikap ramah tamah ini, pelanggan tipe ini akan cenderung memiliki rasa nyaman dengan kamu. 

Kebanyakan penelitian yang saya baca menyebutkan bahwa pelanggan tipe pendiam seperti ini cenderung mempunyai kepercayaan yang lebih banyak ketika doi sudah merasa nyaman pada satu orang dan menanamkan kepercayaannya dengan orang tersebut secara royal. Nah, tugas kaamu adalah menjadi orang yang bisa ia percaya! 


Jangan banyak bicara omong kosong

Memang dibutuhkan skill khusus di  sini, seperti skill membuka obrolan dengan pelanggan dengan hal-hal ringan terlebih dahulu seperti ngomongin hobi, makanan, atau apapunlah yang jangan langsung merujuk pada pembelian produk. Memang kasar sekali sepertinya kalau langsung to do pint seperti itu. Di sini kamu dituntut untuk bicara efektif, bisa jadi setelah kamu memulai pembicaraan ringan, kamu mulai menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan tujuan awal pelanggan ini datang ke toko kamu seperti menanyakan kebutuhannya apa, barang apa yangsedang dia cari, dan lain sebagainya. 


Ofer question 

Jika susah sekali mengajaknya mengobrol cobalah menanyakan pertanyaan-pertanayan yang memancing pelanggan ini untuk mengatakan sesuatu. Pertanyaan bisa jadi seputar kabar atau langsung berkaitan dengan produk. 


Menarik perhatian 

Menarik perhatian merupakan hal yang penting di sini. Jika pelanggan kamu dirasa tidak memperhatikan kam, ini saatnya kamu memutar otak untuk membuat doi tertarik, misalnya ekspressi wajah, tatapan mata, ayunan tangan kamu, apapun yang membuat doi lebih fokus padamu. 

Jangan Meremehkan Keluhan Pelanggan Anda!

Jangan pernah meremehkan apapun yang keluar dari mulut pelanggan Anda yang menunjukkan ketidakpuasan pelanggan tentang suatu hal. Hal ini bisa jadi 2 kemungkinan mereka tidak puas dengan Anda (service quality), atau pada pekerjaan Anda (product). Artikel kali ini akan membahas bagaimana menangani pelanggan yang tidak terpuaskan dari keluhan yang ia lontarkan. 

Jika Anda meremehkan keluhan kecil saja, bisa jadi itu adalah pintu untuk pelanggan Anda meninggalkan bisnis Anda dan beralih ke perusahaan lain. Oleh karena itu, lakukanlah hal-hal ini agar pelanggan yang sudah tidak puas tadi, tidak langsung kabur begitu saja: 
Biarkan pelanggan melampiaskan perasaan mereka

Anda bertugas sebagai pendengar yang baik disini. Membiarkan klien berkeluh kesah tentang masalahnya dan jujur terhadap apa yang ia rasakan adalah tantangan buat anda untuk menyelesaikan masalah tersebut. Disini, Anda dituntut untuk paham dan mengerti betul apa yang menjadi permasalahan dan mulailah melatih otak untuk berpikir sistematis menuju pencarian jalan pemecahan masalah.  


Jangan berdebat dengan pelanggan

Hindari perdebatan sia-sia dengan klien, karena sebenarnya adalah tanggung jawab anda untuk memberikan hal terbaik untuk mereka. Diam bisa menjadi solusi terbaik pada saat itu, tunjukkan bahwa Anda mengerti perasaan pelanggan ini. Berfokuslah pada pemecahan masalah, dan jangan pernah membuat perdebatan dengan pelaanggan walaupun itu perdebatan kecil sekalipun. 


Jangan menggunakan kalimat yang mengundang perdebatan 

Jangan pernah anda menggunakan kalimat-kalimat yang di dalamnya dapat memicu perdebatan seperti “Saya rasa ini tidak masalah ya”, atau “Prosedur sudah benar saya kira pak...” hal ini akan memicu konflik yang lebih dalam. Berusahalah membuat pelanggan calm down dengan kata-kata positif yang keluar dari mulut Anda seperti “Oh masalah tersebut memang sering terjadi, tapi akmu Ada solusi untuk itu, Bapak perlu....” 


Nyatakan alasan Anda sesopan mungkin

Lontarkan semua alasan mengenai penedekatan penyelesaian masalah dari berbagai sudut pandang, namun sopanlah jangan pernah menggunakan nada-nada tinggi agar klien tidak salah paham dan memicu persoalan lebih dalam. 

Melatih otak untuk berpikir sistematis di sini merupakan hal yang sangat krusial. Mulailah memahami situasi, kemudian beranjak dengan penggetahuan yang Anda miliki, lalu rumuskan solusi untuk pelanggan. 


Bertanggung jawab akan masalah tersebut 

Jangan lari, namun beertanggung jawablah dengan masalah tersebut Tunjukkan bahwa anda benar-benar dalam track penyelesaian  masalah yang ada. Jika anda tidak tahu, betul-betul tidak tahu apa yang mestinya Anda lakukan, cobalah menghubungi senior atau orang yang lebih pandai dari Anda untuk membantu.


Segera mengambil tindakan 

Segeralah melakukan tindakan penyelesaian masalah, jangan mengulur atau memberikan waktu tambahan hal ini menurunkan integritas anda sebgai seorang rekan bisnis. Mulailah melakukan hal-hal yang memperlihatkan bahwa Anda care terhadap pelanggan Anda. 


Melatih karyawaan 'front liner'

Jika anda memilki karyawan yang bertugas sebagai front liner, maka didiklah frontliner anda untuk bertindak fleksibel dan mampu mengambil keputusan yang rasional dan cepat. Mungkin akan membutuhkan waktu lama dan perlu waktu, namun ini bisa menjadi investasi bukan cost bagi Anda di masa depan. 


Hal di atas merupakan tips untuk membuat pelanggan yang kecewa tidak langsung pergi meninggalkan Anda dan memutuskan hubungan kerja dengan Anda. Kuncinya adalah biarkan pelanggan menyampaikan masalahnya apa yang menyebabkan mereka tidak puas, lalu carikan solusi tercepat sebisa mungkin. 

Mulutmu Harimau Mu : Pilihan Kata yang Membuat Pelanggan Bahagia

Ada ungkapan “Mulutmu adalah Harimaumu”. Ungkapan kalimat itu bermakna agar selalu menjaga mulut. Sebenarnya bukan mulut sih tepatnya, namun kata-kata yang dirangkai menjadi kalimat yang keluar dari mulut kamu. Well, ketika kita berda dalam industri bisnis dan menjadi front liner, otomatis pilihan kata akan sangat kita perhatikan untuk apa dan untuk siapa? Tentunya untuk keseimbangan bisnis kita karena kita bertemu dengan klien setiap hari. Lalu, apa saja pilihan kata yang tepat untuk digunakan dalam memanjakan para pelanggan? Nah, artikel kali ini akan membahas tentang frasa apa saja yang kamu butuhkan ketika bertemu dengan klien atau pelanggan:

Image Credit

“Ada yang bisa saya bantu?”

Kesempatan awal yang diinginkan oleh pelanggan adalah menjelaskan secara rinci apa yang ia butuhkan pada saat itu. Nah, ini akan menjadi kesempatan kamu untuk dapat membantu apa yang dia butuhkan. Karena kalimatmu “membantu” bukan “menjual”, ini akan mengundang stigma positif pagi si pelanggan. 


Saya bisa menyelesaikan masalah tersebut...”

Kebanyakan dari pelanggan akan sangat terbantu dan terkesima apabila kamu sebagai customer service dapat langsung memberikan solusi dari permasalahan yang pelanggan hadapi. Di sini kamu dituntut bersikap cekatan dan berpikiran cerdas dan menguasai topik. 


“Maaf pak, saya kurang paham, tapi akan saya pelajari lebih dulu, mohon untuk berkenan menunggu” 

Kadang terlihat bodoh itu ada gunanya, jujurlah saja ketika kamu menemui permasalahan yang sulit. Mungkin integritas kamu akan turun, namun pelanggan akan lebih suka orang yang jujur dan terlihat usahanya untuk mencari solusi dari pada customer service yang sotoy


“Saya akan bertanggung jawab” 

Ketika kamu berbisnis dengan klien lain, dan menemui permasalahan entah itu produk atau kesepakatan harga, beritahu pelanggan kamu bahwa ini adalah tanggung jawab kamu. Hal ini akan membuat pelanggan kamu lega dan tidak pindah ke lain hati. Diskusikan hal ini dengan bos kamu segera dan ambil keputusan secepat mungkin supaya pelanggan tidak kecewa. 


“ Saya akan memberitahukan hasilnya segera...” 

Jika kamu berada dalam bisnis yang “sell and carry” suatu bisnis yang membutuhkan beberapa waktu untuk fix all that material, maka memberitahukan pelanggan kamu tentang rentang waktu adalah hal yang baik untuk bisnis kamu. Hal ini menjaga pelanggan kamu untuk tetap percaya terhadap bisnis kamu. Misalnya kamu bisnis properti seperti negosiasi harga dengan pemilik lama atau membutuhkan waktu sedikit lama dalam desain rumah. 


“Saya akan tepat waktu...”

Kalimat ini menunjukkan bahwa kamu akan tepat waktu terhadap janji atau rule yang sudah disepakati bersama. Janji tetaplah janji, jika kamu tidak tepati, bersiaplah kehilangan tidak hanya satu klien di masa depan!


“Pesanan Anda akan sesuai dengan keinginan Anda” 

Pelanggan menginginkan apa yang benar-benar mereka inginkan, seperti desain rumah atau modifikasi berlian. Maka, membuatnya persis seperti apa yang mereka mau adalah jalan terbaik untuk bisnis tetap kamu. Sekarang sudah jamannya “mass customization” jika kamu tidak bisa menuruti apa keinginan customermu, so you will die ! 


“ Pekerjaan Anda akan selesai” 

Jangan pernah bilang ke klien kamu bahwa hal ini membutuhkan waktu sedikit lagi. Jangan biarkan pelangganmu menunggu. Lebih baik kamu langsung sepakti waktu yang kamu bisa tepati, misalnya barang akan jadi dalam 3 hari, katakanlah seminggu kepada klien dan antartkan tepat 3 hari setelah barang jadi. So Surprizeeee !!!! 

Jangan Di Klik! Cara Agar Membuat Pelanggan Tidak Bisa Melupakan Anda

Membuat pelanggan tidak lupa dengan produk Anda itu tidak jauh lebih mudah membuat mereka untuk selalu mengkontak kamu ketika berbisnis. Hal ini biasa terjadi dalam bisnis perbankan, konsultan bisnis, atau broker saham. Sulit memang untuk membuat pelanggan tetap loyal memakai Anda sebagai penasihat keuangannya ataupun memakai jasa Anda dalam sebuah proyek bisnis. 

Image Credit
Kunci membuat pelanggan Anda loyal adalah kepuasan.  Jika pelanggan puas dengan pelayanan Anda atau pekerjaan Anda bisa jadi dia akan memakai Anda lagi atau mungkin pindah ke lain hati. Bisa jadi! 

Nah, pertanyaannya adalah ketika Anda sudah merasa pelanggan ini sudah terpuaskan akan jasa Anda, maka tugas Anda selanjutnya adalah membuat dia untuk tidak lupa dengan Anda agar di waktu mendatang nama Anda lah yang menjadi daftar orang pertama untuk diajaknya kembali dalam hubungan bisnis. Ingin tahu stepnya? Simak ulasan kali ini:


Biarkan pelanggan tahu apa saja yang Anda kerjakan 

Hal ini memang sangat dramatis, namun Anda dapat mengambil keungtungan di dalamnya dengan memberi tahu klien Anda tentang apa saja yang sudah Anda kerjakana untuk klien Anda. Klien akan merasa lega dan tidak khawatir karena pekerjaan mereka ditangani orang yang benar. Anda dapat memberitahu mereka melalu newsletter, e-mail, ataupun membiuat sebuah panggilan telepon kepada klien Anda. Anda harus sadar, bagaimana bisa klien ingat akan pekerjaan Anda tanap Anda memberitahunnya sendiri kepada mereka. 


Mengirim SMS Personal ke pelanggan lama

Mengirimi SMS yang berbunyi menanyakan kabar juga sangat berpengaruh mungkin kalimatnya akan baik jika seperti ini “Saya sedang bersantai dirumah lalu nama Anda muncul di benak Saya. Bagaimana kabar Anda? Apakah Anda masih hobi untuk jalan-jalan keliling Eropa? Jangan sungkan untuk memberitahu jika Anda membutuhkan satu set bagasi. Saya bisa mampir dengan model terbaru kami setiap saat ke kantor Anda”. Atau jika Anda menemui pelanggan lama di suatu acara pernikahan teman Anda, menindaklanjuti dengan mengiriminya SMS: "Sangat senang sekali melihat Anda di pesta pernikahan Natalie, Aku akan meneleponmu di awal Tahun Baru untuk jadwal makan siang."


Buatlah janji personal 

Mampirlah ke kantornya atau buatlah janji makan siang atau makan malam dengan klien Anda secara informal. Hal ini akan memberikan sentuhan secara lebih personal untuk menjaga hubungan dengan klien Anda. 


Mengingat hari spesial pelanggan 

Kebanyakan orang akan sangat senang sekali jika hari atau tanggal tertentu dalam hidupnya diingat oleh orang lain seperti hari ulang tahun dan hari pernikahan. Kirimkan klien Anda sebuah aniversary card, holiday card, atau birthday card kemudian kirimkan hadiah yang membuatnya berkesan. Hadiah disini tidak harus hadiah yang mahal! Cobalah untuk menggunakan kreativitas Anda. Memberikan barang yang sering sekali dia beli mungkin atau pembelian terakhir yang dia sangat berkesan. 


Sampaikan Informasi yang kira-kira pelanggan Anda tertarik untuk mendengar 

Menyampaikan informasi tentang hal yang klien Anda sukai seperti pergerakan saham baru, kopi pagi saham, atau apapuhn news tentang bidang yang klien ingin sekali dengar adalah salah satu cara cerdas untuk tetap menjalin hubungan baik dengan klien Anda. 


Pertimbangkan  panggilan-panggilan informal 

Ketika melakukan panggilan informal, jangan lupa untuk mensisipi bumbu-bumbu bisnis seperti mengajaknya untuk menangani proyek baru, bisnis baru, atau sekedar menawarkan produk baru. Namun ingat, jangan berlebihan.